Skandal Epstein Terungkap: Elite Global yang Disebut 902 Kali Soal Indonesia

Skandal Epstein Terungkap: Elite Global yang Disebut 902 Kali Soal Indonesia/ by insiderindo.com

Epstein Files, rilis jutaan dokumen oleh Departemen Kehakiman AS hingga Februari 2026, ungkap nama tokoh besar dunia yang terkait Jeffrey Epstein.

Epstein Files mencakup 3 juta halaman, 180.000 gambar, dan 2.000 video dari investigasi federal AS. Dirilis bertahap sejak 2019, batch terbaru Januari-Februari 2026 soroti interaksi Epstein dengan elite: politisi, miliarder, selebriti.

Nama muncul via log penerbangan “Lolita Express”, buku kontak, email, foto—tapi kehadiran bukan bukti kejahatan.

Berikut ini detail nama-nama tersebut beserta konteksnya, tanpa menyiratkan kesalahan kecuali ada dakwaan hukum.

Bill Clinton: Eks Presiden AS

Bill Clinton disebut 50+ kali, termasuk foto barunya dengan Ghislaine Maxwell di War Rooms London, hot tub, dan bersama Michael Jackson serta Diana Ross. Ia terbang 26 kali ke jet Epstein, kunjungi “Lolita Express” tanpa Secret Service. Clinton bantah salah, klaim tak tahu kejahatan Epstein.

Donald Trump: Presiden Saat Ini

Trump kenal Epstein sejak 1980-an di Palm Beach, sebut ia “terrific guy” tapi putus hubungan 15 tahun lalu. Foto baru tunjuk Trump dengan Epstein; dokumen catat transaksi properti terkait Eka Tjipta Widjaja via Michael Cohen. Trump disebut di email dan log, tapi tak ada tuduhan pelecehan.

Pangeran Andrew: Kerajaan Inggris

Andrew hadapi tuntutan Virginia Giuffre atas pelecehan usia 17 tahun di Epstein Island. Foto baru dengan Bill Gates; ia kehilangan gelar “prince” dan tinggalkan Royal Lodge. Selesai di luar pengadilan 2022, bantah tuduhan.

Bill Gates: Pendiri Microsoft

Gates bertemu Epstein berkali-kali pasca 2008, termasuk foto bersama. Email 2013 klaim Epstein tuduh Gates minta obat untuk “gadis Rusia”; Gates bantah sebagai “fabrikasi”. Disebut dalam rencana filantropi dan pertemuan pribadi.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Solo-Yogyakarta

Elon Musk: CEO Tesla & SpaceX

Musk muncul di batch 2026 via email korespondensi sosial dan foto estate Epstein. Tak ada tuduhan langsung, tapi konteks investigasi federal picu spekulasi.

Richard Branson: Pendiri Virgin

Foto Branson dengan Epstein dan dua wanita (redacted). Disebut di log penerbangan dan buku kontak; bantah keterlibatan salah.

Alan Dershowitz: Pengacara

Dershowitz bela Epstein 2008, disebut Giuffre tuduh pelecehan—kemudian ditarik. Muncul di dokumen hukum dan flight logs.​​

Michael Jackson & Selebriti Musik

Jackson difoto dengan Epstein dan Clinton; Diana Ross, Phil Collins, Mick Jagger, Courtney Love di buku kontak. Tak ada tuduhan kejahatan.

Selebriti Hollywood Lainnya

Naomi Campbell, Cate Blanchett, Leonardo DiCaprio, Cameron Diaz, Kevin Spacey, Bruce Willis, Minnie Driver di testimony atau kontak. Johanna Sjoberg sebut Epstein banggakan kenal mereka.

Tokoh Politik & Bisnis Lain

Ehud Barak & Ehud Olmert (PM Israel), Leon Black (Apollo), Glenn Dubin (hedge fund), Bill Richardson (eks gubernur), George Mitchell (senator), Larry Summers (eks Treasury). Jean-Luc Brunel (model scout, bunuh diri 2022).​

Tokoh Indonesia dalam Files

Hary Tanoesoedibjo (MNC Group) tercantum di arsip DOJ, konteks relasi bisnis global. Eka Tjipta Widjaja (Sinar Mas) catat beli properti USD 9,5 juta Beverly Hills via perusahaan cangkang. Kafrawi Yuliantono email lamar kerja di properti Epstein. Nama lain seperti Joko Widodo, Sri Mulyani, Soeharto muncul konteks rujukan politik/ekonomi, disebut 902 kali “Indonesia”.

Tokoh Baru Batch 2026

Jay-Z & Harvey Weinstein di laporan FBI korban (Jane Doe klaim ruangan mansion). Sergey Brin (Google) di email pertemuan. Stephen Hawking, David Copperfield juga muncul lagi.

Implikasi Hukum & Respons

Hingga 2026, hanya Maxwell divonis; tak ada dakwaan baru dari files ini. Korban kritik rilis gambar eksplisit sementara. Tokoh bantah, tekan transparansi DOJ. Files reformasi undang-undang korban trafficking AS.

BACA JUGA:  Goyang Gemoi Guncang Kota London, Inggris, Beri Dukungan untuk Prabowo-Gibran

Dampak Global

Skandal erodasi kepercayaan elite, dorong investigasi swasta. Di Indonesia, nama lokal picu diskusi etika bisnis global. Kasus tunjuk batas kekuasaan vs keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *